Catatan yang Hilang (Tentang Bunga)

elgibrany[intro]
Kurengkuh cahaya malam, Bintang yang hiasi langit malam, dan sinar-sinar dingin lampu-lampu malam.
Kualunkan keheningan dari rimba malam dan menatap bidadari dari balik awan.

[Bagian 1]
Coba hilangkan sayap-sayap kecil misteri yang terbang mengitari sisi jiwa. Yang menghinggapi lusuh sanubari, terkoyak hasrat yang menggebu.
Sang gadis tersenyum. Menatap manja, bersemi bersama musim periang.
Sedikit resah, gundah, dan keraguan yang dalam…kini bunga tak seperti yang dulu. Sperti bunga yang mengering, dengan mahkota yang gugur satu persatu. Mengapa tetap yang terindah?
Dengan catatan yang kusam saat kau pergi dengannya, seorang yang lain.

[Bagian 2]
Jika mungkin, aku ingin menyebut namamu. Dan bila saja aku lebih berani, akupun akan tulis namamu disini. Sayangnya aku tidak berani melakukannya…

Ada nama yang kerap kusebut. Sebagai mimpi terindah dan khayalan termanis. Aku mencintaimu juga merahasiakan hatiku untuk kamu.
Tentang seberapa dalam cintaku, aku tak akan pernah mengerti. Tapi apa pedulimu padaku?
Yang aku tahu hanyalah cinta, yang tidak kau ketahui sampai aku mengatakannya kepadamu “aku cinta kamu”
Tapi, sanggupkan aku? Lalu? Apa yang bisa kuperbuat? Aku hanya mulai bertanya-tanya yang tidak-tidak, yang bukan-bukan, segala rasa tentang suka, tentang duka, keindahan, kepedihan dan penyesalan.
Sampai kapan?

Source: elgibrany

This entry was posted in Celoteh, Prosa and tagged , , . Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s